TUGAS 3 ANALISIS 5W1H1S
TUGAS 3
NPM : 210104220003
NAMA : PUSPA AULIA PUTRI
SEMESTER : 1
KELAS : A
MATA KULIAH : DASAR PENULISAN MULTIMEDIA
Depth News
Berita 1
Judul Berita : Menguji Kedigdayaan Tim Darurat Bjorka dan Para Peretas Data
Nama Media : Katadata
Penulis : Amelia Yesidora
Jumlah Paragraf : 38
Analisis Berita 5W1H1S
What : Polri menangkap pemuda berindisial MAH yang diduga sosok di balik Bjorka. Namun, Pemerintah Indonesia salah mengidentifikasi sosok di balik Bjorka.
Where : (Tidak ada tempat yang spesifik)
Who : Peretas Anonim Bjorka, Presiden Joko Widodo, Polri
When : Bjorka membocorkan dokumen kepresidenan pada Jumat, 09 September 2022
Why : Pakar keamanan siber menyebut sistem keamanan siber di Indonesia masih sangat rentan, dianggap tidak siap menghadapi serangan peretas. Bjorka membobol data pelanggan IndoHome, data sim card, data pemilihan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan dokumen kepresidenan.
How : Presiden Joko Widodo membentuk tim khusus, empat lembaga negara ditugaskan untuk memburu Bjorka; Kominfo, Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri. RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang sedang dibahas dinilai belum cukup untuk mengatasi kasus-kasus pembobolan data.
Safety : Berita ini tidak mengandung unsur SARA, selain itu data yang diberikan akurat, valid, dan fakta adanya. Sehingga layak untuk dipublikasikan ke masyarakat. Berita ini juga memberi harapan yang baik terlebih untuk masyarakat Indonesia agar lebih berhati-hati bahwa keamanan Siber Indonesia masih terbilang cukup lemah.
Polri menangkap pemuda berindisial MAH yang diduga sosok dibalik Bjorka. Namun, Pemerintah Indonesia salah mengidentifikasi sosok di balik Bjorka. Bjorka membobol data pelanggan IndiHome, SIM Card, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan membocorkan dokumen kepresidenan pada Jumat (9/9/2022). Pakar keamanan siber menyebut sistem keamanan siber di Indonesia masih sangat rentan, dianggap tidak siap menghadapi serangan peretas. Karena itu, Presiden Joko Widodo membentuk tim khusus, empat lembaga negara ditugaskan untuk memburu Bjorka; Kominfo, Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri. RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang sedang dibahas dinilai belum cukup untuk mengatasi kasus-kasus pembobolan data.
Link Berita : https://katadata.co.id/rezzaaji/indepth/6324822d175ce/menguji-kedigdayaan-tim-darurat-bjorka-dan-para-peretas-data
Straight News
Berita 1
Judul berita : Lesti Kejora laporkan Rizky Billar ke Polisi atas Dugaan KDRT, Mengaku Dicekik hingga Dibanting
Nama Media : Kompas.com
Penulis : Muhammad Isa Bustomi
Jumlah Paragraf : 20
Analisis Berita 5W1H1S
What : Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada pasangan figur publik.
Who : Lesti Kejora dan Rizky Billar.
When : Rabu, 28 September 2022
Where : rumah kawasan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan.
Why : Dugaan penganiayaan terjadi saat Lesti meminta keterangan Rizky yang disebut ketahuan berselingkuh.
How : Lesti melaporkan Rizky atas dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Safety : Berita ini aman untuk disebarluaskan, karena berita tersebut sudah jelas keterangannya, dan juga masyarakat dapat memperkaya wawasan yang berkaitan dengan pemberitaan permasalahan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia, karena KDRT sendiri bukan hal yang bisa dinormalisasikan, dan kasus tersebut bisa lebih cepat diproses oleh pihak terkait.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi pada pasangan figur publik, Lesti Kejora dan Rizky Billar. Peristiwa tersebut terjadi di rumah kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada Rabu (28/9/2022). Dugaan Penganiayaan terjadi saat Lesti meminta keterangan Rizky yang disebut ketahuan berselingkuh. Lesti melaporkan Rizky atas dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Link Berita : : https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/30/07572771/lesti-kejora-laporkan-rizky-billar-ke-polisi-atas-dugaan-kdrt-mengaku
Berita 2
Judul Berita : Tragedi Kanjuruhan: Kronologi, Penyebab dan Jumlah Korban
Nama Media : Detikcom
Penulis : Widhia Arum Wibawana
Jumlah Paragraf : 24
Analisis Berita 5W1H1S
What : Tragedi Kerusuhan terjadi pasca-pertandingan Arema FC vs Persebaya.
Who : Suporter
Where : Stadion Kanjuruhan Malang
When : Sabtu, 01 Oktober 2022
Why : Sekitar 125 orang meninggal dunia disebabkan karena penumpukan massa, mayoritas mengalami sesak nafas dan terinjak-injak karena panik.
How : Jokowi meminta Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI untuk mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepakbola, dan memerintahkan agar Liga 1 distop sementara.
Safety : Pemilihan kata yang digunakan tidak menyinggung pihak manapun, netral. Masyarakat khususnya penggemar bola juga bisa lebih berhati hati lagi, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, jadi berita ini aman untuk dipublikasikan.
Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi pasca-pertandingan Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu (1/10/2022) yang disebabkan suporter kecewa karena tim nya kalah, dan berujung anarkis. Sekitar 125 orang meninggal dunia disebabkan karena penumpukan massa, mayoritas mengalami sesak nafas dan terinjak-injak karena panik. Jokowi meminta Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI untuk mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepakbola, dan memerintahkan agar Liga 1 distop sementara.
Link Berita : https://news.detik.com/berita/d-6324274/tragedi-kanjuruhan-kronologi-penyebab-dan-jumlah-korban
Berita 3
Judul Berita : Sampaikan 6 Isu Selama Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin
Nama media : Kompas.com
Penulis : Reza Agustian
Jumlah Paragraf : 13
Analisis Berita 5W1H1S
What : Mahasiswa dari berbagai Universitas dan elemen masyarakat lainnya akan menggelar aksi unjuk rasa
Who : BEM UI, BEM Kema Unpad, BEM KM UGM, BEM SI Kerakyatan, dan berbagai elemen masyarakat lain.
Where : Patung Kuda, Jakarta Pusat.
When : Jumat, 30 September 2022 pukul 14.00 WIB.
Why : Berbagai isu yang bermasalah pada masa jabatan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
How : Ada enam isu yang akan disampaikan, yaitu Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKHUP) yang bermasalah, Alokasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dinilai tidak tepat sasaran, Pelanggaran hak asasi manusia (HAM), tidak adanya upaya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang berbahaya bagi dunia pendidikan, dan terakhir, pemberangus demokrasi melalui upaya penundaan Pemilu serta perpanjang masa jabatan presiden.
Safety : Berita ini aman untuk disebarluaskan, karena berita ini tidak mengandung unsur negatif, dan masyarakat bisa lebih mengetahui isu yang akan disampaikan pada saat demo berlangsung dan berhati-hati saat melewati kawasan sekitar demo yang akan dilakukan.
Mahasiswa dari berbagai universitas, yaitiu BEM UI, BEM Kema Unpad BEM KM UGM, BEM SI Kerakyatan, dan berbagai elemen masyarakat lain akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022). Mahasiswa akan menyampaikan berbagai isu yang bermasalah pada masa jabatan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Ada enam isu yang akan disampaikan, yaitu Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKHUP) yang bermasalah, Alokasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dinilai tidak tepat sasaran, Pelanggaran hak asasi manusia (HAM), tidak adanya upaya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang berbahaya bagi dunia pendidikan, dan terakhir, pemberangus demokrasi melalui upaya penundaan Pemilu serta perpanjang masa jabatan presiden.
Link Berita : https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/30/06242821/mahasiswa-akan-demo-di-kawasan-patung-kuda-sampaikan-6-isu-selama
.jpeg)
Comments
Post a Comment